nama saya Stefanus Frans Gunturrana saya sebagai peserta didik dari PKBM saat ini saya merupakan peserta didik kelas 10. pada bidang keterampilan saya mempelajari teknik furniture. untuk mengasah keterampilan pada bidang ini saya mengerjakan projek sambungan ekor burung. adapun poin poin penting dari projek saya diantaranya:- sambungan ekor burung adalah teknik menyambung dua potong kayu dengan bentuk seperti ekor burung ( zig-zag ).
- biasanya digunakan pada laci, kotak kayu, dan furnitur.
- mengandalkan presisi potongan,bukan paku dan lem saja.
alat yang di gunakan
- Gergaji kayu
- Pahat kayu
- Palu kayu
- Penggaris dan pensil
- Siku
- Klem
bahan-bahan yang akan digunakan
- Kayu (P x L x T )
- Lem kayu
cara membuat sambungan ekor burung
- ketam kayu menjadi ukuran 40cm x 5cm x 3cm lalu tandai bagian kayu yang akan dipotong dengan pola ekor burung menggunakan penggaris dan pensil.
- potong kayu mengikuti garis pola dengan gergaji secara hati-hati.
- gunakan pahat untuk merapihkan bagian dalam sambungan.
- satukan kedua bagian kayu hingga saling mengunci dengan pas.
- Bisa tambahkan lem kayu supaya lebih kuat
Kelebihannya
- Mempunyai kekuataan tinggi
- tidak mudah lepas karena saling mengunci.
- tampilan rapih dan serta tahan lama
kesimpulaan
Sambungan ekor burung merupakan teknik penting dalam pertukangaan kayu karena kekuataan dan keindahannya. dengan latihan dan ketelitiaan,teknik ini bisa dikuasai oleh siapa saja.
.jpeg)